Selasa, 07 Februari 2017

Tugas Makalah Perbankan

BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar belakang
Perubahan dunia yang begitu cepat telah memaksa produsen dan para penjal berfikir keras agar tetap eksis di dunianya. Perubahan ini diakibatkan oleh berbagai sebab seperti pesatnya pertumbuhan dan perkembangan teknologi, baik teknoogi mesin dan alat-alat berat, terlebih lagi telekomunikasi. Perkembangan teknologi mesin misalnya telah mampu mengubah mutu produk. Mulai dari kemasan sampai kepada isinya semakin menarik dan kompetitif.
Begitu pula dngan teknologi komunikasi informasi dan telekomunikasi yang berkembang dalam hitungan detik. Dunia yang begitu luas dan terkotak-kotak dalam berbagai bagian menjadi menyatu seolah tanpa batas menebus belahan dunia lainnya. Kejadian didunia lain yang juga dalam waktu sekejap mata.
Akibat perubahan teknologi yang begitu cepat berimbas juga kepada perilaku masyarakat. Informasi yang masuk dari berbagai sumber dengan mudah diperoleh dan diserap oleh berbagai msyarakat sekalipun di pelosok perdesaan yang terpencil. Imbas yang oaling nyata adalah adlah masyarakat begitu cepat pandai dalam memilih produk yang disukai dengan mebanding-bandingkan antara produk yang sejenis, tentu saja dalam arti yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.

B.  Rumusan masalah
Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah:
1.   Mamahami pengertian harga ?
2.   Bagaimana metode penentuan harga bank?
3.   Memahami Strategi penetapan harga ?

C.  Tujuan Penulisan
Tujuan Penulisan dari makalah ini yaitu:
1.   Mengetahui pengertian dari harga.
2.   Mengetahui metode penentuan harga bank
3.   Memahami starategi penetapan harga.

BAB II
PEMBAHASAN
A.   Pengertian Harga
            Harga adalah salah satu unsur bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan, unsur-unsur lainnya menghasilkan biaya. Harga barangkali adalah unsur program pemasaran yang paling mudah disesuaikan; ciri-ciri produk, saluran bahkan promosi membutuhkan lebih banyak waktu. Harga juga mengkomunikasikan posisi nilai yang dimaksudkan perusahaan tersebut kepada pasar tentang produk atau mereknya. Sebagai produk yang dirancang dan dipasarkan dengan baik, dapat menentukan premium harga dan mendapatkan laba besar.[1]
Harga juga salah satu aspek penting dalam kegiatan marketinghttp://cdncache1-a.akamaihd.net/items/it/img/arrow-10x10.png mix (Pembauran Pasar), penentuan harga menjadi sangat penting untuk diperhatikan, mengingat harga sangat menentukan laku tidaknya produk dan jasa perbankan. Salah dalam menentukan harga akan berakibat fatal terhadap produk yang ditawarkan. Bagi perbankan terutama bankhttp://cdncache1-a.akamaihd.net/items/it/img/arrow-10x10.png yang berprinsip konvensional, harga adalah bunga, biaya administrasi, biaya provisi dan komisi, biaya kirim, biaya tagih, biaya sewa, biaya iuran, dan biaya lainnya. Sedangkan harga bagi Bankhttp://cdncache1-a.akamaihd.net/items/it/img/arrow-10x10.png yang berdasarkan prinsip Syariah adalah bagi hasil.

B.    Metode Penentuan harga Bank
            Dalam penentuan harga digunakan beberapa metode yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Metode penentuan suatu harga produk bank secara umum terdapat beberapa model, antara lain:
a.   Modifikasi harga atau diskriminasi yaitu:
1)   Menurut pelanggan, yaitu harga yang dibedakan berdasarkan nasabah utama (primer) atau nasabah biasa (sekunder). Nasabah utama adalah nasabah yang loyal dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Bank. Nasabah biasa adalah nasabah umum.
2)   Menurut bentuk produk, harga ditentukan berdasarkan bentuk produk atau kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh suatu produk, misalnya untuk kartu kredit ada master card dan ada visa card.
3)   Menurut tempat, yaitu harga yang ditentukan berdasarkan lokasi cabang bank dimana produk atau jasa ditawarkan.
4)   Menurut waktu, yaitu harga yang ditentukan berdasarkan periode atau masa tertentu dapat berupa jam, hari, minguan, atau bulanan.
b.   Penetapan harga untuk produk baru
1)   Market Skimming Pricing(Menetapkan Harga) yaitu harga awal produk yang ditetapkan setinggitingginya dengan tujuan bahwa produk atau jasa memiliki kualitas tinggi.
2)   Market penetration pricing, yaitu dengan menetapkan harga yang serendah mungkin dengan tujuan untuk menguasai pasar.
c.   Metode penetapan harga
1)   cost plus pricing
                   harga pokok = vc +      fc
                                                total sales
di mana:
variable cost (VC)       = Biaya variable
fixed cost (FC)            = Biaya tetap
total sales (TS)            = Total penjualan

2)   cost plus pricing degan mark up
                   jika perusahaan mengharapkan laba 20 %
harga dengan mark up =      harga pokok (unit)
1-    laba yang diinginkan 
3)   marginal princing
                   yaitu dengan menghitung marginal cost ditambah laba yang diinginkan.
4)   non cost princing
          yaitu harga yang didasakan kepada mekanisme permintaan dan penawaran, dalam hal ini bank harus mampu menyesuaikan dengan kondisi yang terbentuk di pasar.
5)   break even pricing (BEP) atau target pricing
                   yaitu harga ditentukan berdasarkan titik impas.
6)   percive value princing
          yaitu harga ditentukan oleh kesan pembeli (persepsi) terhadap produk yang ditawarkan


C.   Strategi penetapan harga
Penetapan Harga barang atau jasa merupakan suatu strategi kunci dalam berbagai perusahaan sebagai konsekuensi dan deregulasi, persaingan global yang kian sengit, rendahnya pertumbuhan di banyak pasar, dan peluang bagi perusahaan untuk memantapkan posisinya di pasar, dan peluang bagi perusahaan untuk memanfaatkan posisinya di pasar. Harga mempengaruhi kinerja keuangan dan juga sangat mempengaruhi persepsi pembeli dan penentuan posisi merek. Harga menjadi suatu ukuran tentang mutu produk bila pembeli mengalami kesulitan dalam mengevaluasi produk-produk yang kompleks.
Masalah penetapan harga ini, dijabarkan dalam Pasal 5 UULPM dan PUTS, yaitu sebagai berikut:
1.   Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada dasar bersangkutan yang sama.
2.   Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak berlaku bagi:
a.     Suatu perjanjian yang dibuat dalam suatu usaha patungan atau
b.     suatu perjanjian yang didasarkan undang-undang yang berlaku.

BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Harga adalah salah satu unsur bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan, unsur-unsur lainnya menghasilkan biaya. Harga barangkali adalah unsur program pemasaran yang paling mudah disesuaikan; ciri-ciri produk, saluran bahkan promosi membutuhkan lebih banyak waktu.
Manajemen pemasaran bank merupakan usaha untuk memeneuhi kebutuhan dan keinginan para nasabahnya terhadap produk dan jasa perbankan, baik produk simpanan (giro, tabungan, dan deposito), pinjaman, (kredit) atau jasa- jasa bank lainnya.penyediaan keinginan dan kebutuhan produk bank ini harus dilakukan melalui perencanaan yang matang, baik untuk perencanaan yang baik maupun jangka panjang.
Jadi, strategi pemasaran dalam manajemen pemasaran bank sangat penting yaitu dari penjelasan ini di bahas masalah pentingnya strategi tersebut, karena untuk menghadapi persaingan dalam produk antara bank yang lain.


DAFTAR PUSTAKA

http://eko.tj.nscpolteksby.ac.id/2014/01/23/penetapan-harga-bagi-bank
http://rahman8194.blogspot.com/2013/11/strategi-dalam-manajemen-pemasaran-bank.html
Kasmir, Manajemen Perbankan, Jakarta: PT.RajaGrafindo persada,

#Jangan lupa berikan tanggapan dan masukannya dikolom komentar, terima kasih sdah berkunjun smoga membantu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar